Tulisan Keempat

Alunan musik yang terdengar dari spiker didepanku membuat hati sedikit lebih indah dan lebih mewarnai hidup. Setelah seharian di melakukan kegiatan yang membuat capek badan dan perasaan. Dikontrakan jauh dari ibu bapak dan keluarga aku bejuang untuk membuat masa depanku lebih indah dan tidak monoton seperti masyarakat mayoritas di lingkungan tempatku tinggal.
Lingkunganku tinggal kebanyakan bekerja pada sektor perkebunan, hutan dibabat dan dibakar untuk ditanami  karet dan sawit. Ekosistem alam hancur karena kegiatan pembalakan liar dan penggunaan bahan kimia oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan rakat padahal itu masuk kantong pribadi.
Lingkungan tempat tinggalku sebenarnya adalah tempat dimana kera, macan dan kijang berkembang biak, tetapi penggundulan hutan dan pemanfaatan lahan hutan tanpa pengganti menjadikan mereka tersisih dan terusir dari tempat tinggalnya. Malang memang nasiib mereka.
Masyarakat didesaku mayoritas beraga islam tetapi yang menjalankan syariat islam hanyalah 2/3 tidak ada dari semua masyarakat. Kebejatan moral dan minuman alkohol sangat merajalela. Bukan hanya itu narkoba dan judi pun menjadi hal yang biasa.  Sampai-sampai sesepuh desa dan pemuka agama didesaku angkat tangan untuk melakukan perbaikan budi pekerti kepada penerus desa itu.
Perampokan hampir tidak ada didesaku karena didesaku adalah rampok dan begal bersembunyi. Kemarin belum lama 4 perampok spesialis sepeda motor diciduk polisi saat mereka terlelap tidur. Mereka diciduk polisi atas informasi dari temennya yang lebih dahulu terciduk. Merek sebenarnya bukan perampok tapi penadah dari perampok tersebut, jadi mau tidak mau maka harus masuk kedalam kantor polisi.
Anak-anak disana SD sudah merokok adalah hal yang biasa karena merokok dinegeri ini bukanlah hal yang tabu dan rokok dijual bebas dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Rokok dinegara ini dijual bebas dan dengan harga yang relatif murah bagi kalangan masyarakat indonesia, mencari uang 20.000 bukanlah hal yang sulit dinegara ini. Pengemis dan pengamen dalam sehari bisa mendapatkan lebih dari 20.000 apalagi pekebun yang mayoritas mendapatkan uang 200.000 dalam sehari.
Pengawasan anak oleh orang tua mayoritas tidak ada padahal ini masih didesa bukan dikota. Ini karena para orang tua hanya berpikir sesaat yaitu bagaimana kita hidup besok, padahal hidup didunia sudah ada yang mengatur. Kita senantiasa bersyukur dan bertawakal kepadda Tuhan kita pasti diberikan nikmat yang lebih

Kita hurus bisa membuat hidup ini selaras antara kita dan alam. Apabila kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita. Apabila kita merusak alam maka alam akan memberikan timbal balik yang melebihi dari apa yang kita buat. Cintai hidupmu dan alam tempat tinggalmu seperti kamu mencintai kekasihmu maka senantiasa hidupmu akan tentram dan damai. 

Komentar